Jelang Ramadhan, DPRD Ambon Akan Turun Pantau Harga Bapok

Selasa 27-01-2026,21:23 WIB
Reporter : Idrus Ohorella
Editor : Nardi

AMBON, DISWAY.ID – Jelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah (2026), Komisi II DPRD Kota Ambon akan melakukan tinjauan ke sejumlah distributor dan pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) terjaga hingga lebaran Idul Fitri nanti. 

Selain itu, Komisi II juga akan melakukan pengecekan terhadap harga barang agar tidak terjadi lonjakan harga signifikan. 

“Ada sejumlah agenda penting jelang bulan puasa nanti. Maka selaku mitra dari Disperindag, Kita akan turun langsung untuk mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok. Agar selama bulan puasa sampai lebaran itu tidak ada terjadi kelangkaan atau kenaikan harga sepihak,” terang Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Dessy Kosita Halauw, kepada wartawan di Balai Rakyat Belakang Soya, Selasa (27/1/2026). 

Politisi Golkar ini menyebutkan, Komisi II juga akan melakukan pengecekan terhadap sembako yang ada para distributor maupun pasar tradisional dan modern, salah satunya telur. Hal ini untuk memastikan tidak ada telur plastik yang masuk di pasaran, seperti temuan warga yang sempat viral di media sosial. 

Menurutnya, pengawasan bahan pokok jelang hari-hari keagamaan harus lebih diperketat. Sehingga masyarakat tidak lagi diperhadapkan dengan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga yang sering terjadi jelang hari-hari besar keagamaan. 

“Kemarin kan sempat adanya peredaran telur palsu itu yang viral di media sosial. Persoalan seperti ini juga kita akan sikapi. Kita akan lakukan pengecekan pastinya pada distributor dan para pedagang di pasar. Pastinya pengawasan akan kita koordinasikan juga dengan Disperindag dan mitra lainnya, agar ketersediaan bahan pokok itu tetap aman hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya. 

“Begitupun dengan harga barang, jangan sampai tiba-tiba ada terjadi lonjakan harga sepihak. Karena kita tahu sendiri, setiap jelang hari-hari besar keagamaan itu sering terjadi kenaikan harga sepihak oleh pedagang maupun distributor nakal. Ini yang perlu kita awasi,” tandas Dessy. 

Ketua DPC GAMKI Kota Ambon ini menambahkan, sebelum tinjauan lapangan nanti, akan ada rapat bersama dengan Disperindag untuk menentukan waktu dan lokasi yang akan ditinjau. 

“Pastinya tinjauan ini dilakukan sebelum memasuki bulan puasa. Paling cepat mungkin minggu depan. Sehingga seluruh masyarakat, terkhusus basudara Muslim kita nantinya bisa menjalankan puasa dengan khusyuk,” tutupnya.

Kategori :