Polda Maluku Periksa 18 Saksi Terkait Kasus Pembakaran Rumah di Hunuth Ambon

Polda Maluku Periksa 18 Saksi Terkait Kasus Pembakaran Rumah di Hunuth Ambon

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon.-Antara-

DISWAY.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus mendalami penyelidikan kasus pembakaran rumah warga di kawasan Hunuth, Kota Ambon, yang terjadi pada Selasa, 19 Agustus 2025. 

Hingga saat ini, sedikitnya 18 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.

”Hingga hari ini tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi yang diduga mengetahui, melihat ataupun mengalami langsung peristiwa tersebut," ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon, Senin 25 Agustus 2025.

Kasus ini bermula dari tawuran antar pelajar yang menelan korban jiwa seorang siswa SMK Negeri 3 Ambon. Insiden tersebut kemudian memicu tindakan anarkis berupa pembakaran dan perusakan rumah warga di Hunuth Durian Patah.

Menindaklanjuti laporan warga yang rumahnya terbakar maupun dirusak, tim Ditreskrimum Polda Maluku langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari bukti yang bisa mengungkap pelaku.

Menurut Rositah, pemeriksaan terhadap saksi dilakukan secara intensif untuk memperoleh fakta-fakta kuat yang berkaitan dengan aksi pembakaran dan perusakan tersebut.

"Sampai dengan saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap secara utuh pihak-pihak yang terlibat maupun motif yang melatarbelakangi tindakan anarkis ini," katanya.

Ia menegaskan, Polda Maluku berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan sesuai aturan hukum.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif, tidak mudah terpancing isu provokatif maupun hoaks, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, sebanyak 14 rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara 18 rumah lainnya mengalami kerusakan. Beberapa tempat usaha warga juga ikut terdampak akibat peristiwa ini.

Sumber: