Rekor Bersejarah, BULOG Tembus Pengadaan Beras 4,11 Juta Ton ‎

Sabtu 10-10-2026,00:06 WIB
Reporter : Abdul Rajak Hupeka
Editor : Idrus Ohorella

‎‎"Kami sampaikan penghargaan atas dukungan Pemerintah, Komisi IV DPR RI serta seluruh pihak yang terus memperkuat langkah BULOG dalam mengoptimalkan pengadaan dan pengelolaan stok pangan nasional," tandasnya. ‎

‎"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada BULOG, dukungan Komisi IV DPR RI, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, TNI, para petani, Jajaran Bulog serta seluruh mitra kerja. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Pengadaan yang kuat harus diikuti pengelolaan stok yang optimal, sehingga cadangan pangan Pemerintah benar-benar dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat," tambah Taufiq.

‎Dijelaskan, rekor pengadaan tahun 2026 menjadi capaian luar biasa dalam perjalanan panjang Perum BULOG. Realisasi sebesar 4,11 juta ton setara beras tersebut melampaui capaian tahun 2025 yang mencapai 3.191.969 ton. Sekaligus memecahkan rekor pengadaan sebelumnya pada tahun 2012 sebesar 3,65 juta ton. ‎

‎Keberhasilan ini, lanjut dia, mencerminkan semakin kuatnya kemampuan BULOG dalam menyerap hasil produksi petani dalam negeri melalui optimalisasi jaringan pengadaan, penguatan kerja sama dengan petani dan mitra penggilingan, serta peningkatan kesiapan infrastruktur penyimpanan di berbagai wilayah Indonesia.

‎‎Keberhasilan pengadaan lebih dari 4 juta ton ini, juga menjadi fondasi penting dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) guna mendukung berbagai program strategis nasional. ‎

‎Dengan penguatan stok dari produksi dalam negeri, BULOG memiliki dukungan cadangan yang semakin kokoh untuk menjalankan penugasan Pemerintah, mulai dari menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi pasokan dan harga beras melalui program SPHP, hingga menyalurkan Bantuan Pangan kepada masyarakat. 

‎‎"Momentum ini sekaligus menegaskan peran strategis BULOG dalam menghubungkan kepentingan petani sebagai produsen dengan kebutuhan masyarakat sebagai konsumen," cetusnya. ‎

‎Taufiq menambahkan, Tasyakuran pencapaian pengadaan 4 juta ton yang diselenggarakan bersama Komisi IV DPR RI di Ambon, itu menjadi simbol rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga pangan Indonesia.

‎Dari keberhasilan menyerap hasil panen petani hingga memastikan cadangan beras tersedia di berbagai pelosok negeri, BULOG berkomitmen terus memperkuat kinerja pengadaan, kualitas pengelolaan stok, dan pemerataan distribusi pangan. 

‎‎"Capaian bersejarah ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan pijakan baru bagi BULOG untuk terus berkontribusi mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan," pungkasnya. (*)

Tags :
Kategori :

Terkait