Kaidel Bidik Prestasi di Pomal 2027
--
MALUKU.DISWAY.ID - Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Aru periode 2026–2030, Timotius Kaidel, langsung membidik prestasi pada Pekan Olahraga Maluku (POMAL) V tahun 2027 mendatang.
Kaidel yang juga Bupati Kepulauan Aru, terpilih memimpin KONI Kabupaten Kepulauan Aru secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Kepulauan Aru, di Cafe Gospel, Dobo, 18 Agustus 2026 lalu.
Terpilihnya Kaidel untuk memimpin KONI Kabupaten Kepulauan Aru menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali organisasi tersaebut setelah mengalami kekosongan kepengurusan selama kurang lebih empat tahun.
Usai terpilih, Kaidel langsung menegaskan komitmennya untuk membenahi organisasi tersebut, serta meningkatkan prestasi atlet, terutama mempersiapkan atlet untuk menghadapi POMAL tahun 2027 mendatang.
Capaian Kabupaten Kepulauan Aru pada Pomal sebelumnya, berada di peringkat keenam. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi untuk meraih hasil yang lebih baik kedepan.
Menurutnya, prestasi olahraga Kabupaten Kepulauan Aru perlu terus ditingkatkan melalui berbagai pembenahan.
Memang, dia mengakui belum memiliki pengalaman memimpin organisasi olahraga. Namun dia optimistis, pembenahan KONI dapat dilakukan melalui berbagai kerja sama, baik dengan KONI Maluku, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta para atlet.
“Dengan pembentukan KONI ini, prestasi olahraga di Kabupaten Kepulauan Aru bisa kita tingkatkan dan dikembangkan kembali,” ujar Kaidel.
Kaidel berharap, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet yan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Maluku, Roy Mongi, menyambut positif terpilihnya Timotius Kaidel sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Aru.
Dia menilai, keterlibatan kepala daerah dalam kepemimpinan KONI memberikan optimisme baru bagi perkembangan olahraga di Kepulauan Aru.
Untuk itu, dia meminta pengurus KONI Aru yang baru segera bekerja dan tidak menunda persiapan menghadapi POMAL V 2027, khususnya dalam melakukan seleksi serta pemetaan atlet potensial.
“Pemerintah secepat mungkin setelah pengurus selesai, harus mempersiapkan diri menuju POMAL,” tegasnya.
Roy berharap, komunikasi dan koordinasi yang solid antara KONI Aru, pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet, dapat terjalin dengan baik agar pembinaan olahraga berjalan terarah dan berkelanjutan.(*)
Sumber: