Bupati Aru Hadiri Launching Website Desa
--
MALUKU.DISWAY.ID - Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotus Kaidel, menghadiri acara launching 57 website desa, di Gospel Cafe Resto, Dobo, Sabtu (25/4/2026).
Launching website desa tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa, selaras dengan semangat mewujudkan Aru yang maju, transparan, dan mendunia.
Pada kesempatan itu, Bupati Timotus Kaidel menyampaikan berbagai arahan strategis terkait pengelolaan dan pemanfaatan website desa. Menurutnya, website desa akan disinkronisasikan dengan data di kementerian dan lembaga, guna mewujudkan satu data tunggal, serta berkaitan dengan program Badan Pusat Statistik (BPS) yakni "Baku Kele Kalesang Desa Pakai Data" yang hingga saat ini belum terealisasi 100%.
"Website desa akan disinkronisasikan dengan data-data kementerian lembaga dan satu data tunggal serta berkaitan dengan Badan Pusat Statistik yang mempunyai program 'Baku Kele Kalesang Desa Pakai Data' yang belum terealisasi 100%. Sehingga diharapkan keseriusan dari para camat dan kepala desa agar diinformasikan kepada para kepala desa yang belum memiliki website desa, agar dapat segera diselesaikan dalam anggaran tahun 2026 ini. Bilamana desa yang belum menyelesaikan pembuatan website desa, akan ditahan anggaran desanya," tegas Kaidel.
Kaidel mengungkapkan, tujuan pembuatan website desa itu selain untuk disesuaikan dengan visi dan misi Bupati dalam mewujudkan "Aru Mendunia", pemanfaatan teknologi informasi juga akan diarahkan untuk memudahkan monitoring terhadap 117 desa yang terpencar pada beberapa pulau yang sulit dijangkau.
"Tujuan daripada pembuatan website desa adalah disamping disesuaikan dengan visi dan misi Bupati bagaimana membuat 'Aru Mendunia', akan tetapi juga menggunakan teknologi informasi untuk tujuan positif bukan untuk negatif. Kepulauan Aru dengan letak geografis yang terdiri dari pulau-pulau dan sangat sulit dijangkau, tentu sangat memerlukan biaya yang sangat besar untuk melakukan monitoring 117 desa di Kabupaten Kepulauan Aru. Akan tetapi bila kita memiliki website desa, kita bisa memantau 117 desa dalam genggaman. Melalui handphone saja, kita bisa melihat profil desa, data desa, dan program desa," terangnya.
Selain itu, Kaidel juga menyampaikan sejumlah rencana inovatif yang akan dilaksanakan ke depan. Diantaranya, mengadakan lomba membuat film dokumenter desa yang memuat kehidupan masyarakat desa sehingga dapat terekspos melalui website desa.
Bahkan, lanjutnya, akan dibangun dua unit videotron yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga profil desa-desa dapat ditayangkan dan ditonton masyarakat luas.
Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Roy Rengrengulu, menyampaikan, peluncuran website desa tersebut sebagai tanda bahwa desa-desa di Kabupaten Kepulauan Aru telah mulai memasuki era digital, dimana pelayanan publik dapat diakses secara terbuka dan transparansi mulai menjadi budaya. Bukan sekadar slogan semata.
"Hari ini bukan hanya peluncuran website desa saja, akan tetapi merupakan sebuah langkah besar. Website desa yang diluncurkan merupakan bentuk komitmen bersama bahwa desa harus maju, desa harus transparan, dan desa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Digitalisasi harus dimulai dengan komitmen para kepala desa untuk mengelola informasi secara terbuka. Diperlukan pula komitmen dari para camat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan, serta komitmen dari pimpinan OPD untuk mendukung integrasi sistem, dan tentunya komitmen dari Pemerintah Daerah untuk terus mendorong secara masif dan berkelanjutan," ucap Roy.
Usai peluncuran, acara dilanjutkan dengan sesi presentasi dan demo website yang dibawakan oleh Caesar Jhohan Soenarjo dari Tim Aru Muda, yang memberikan gambaran kepada para peserta tentang fitur dan manfaat website desa yang telah dibangun.
Selanjutnya dilaksanakan Penyerahan dan Penandatanganan Berita Acara Website Desa secara simbolis antara Tim Aru Muda dan Kepala Desa Namara sebagai representasi dari 57 desa yang menerima website desa pada hari itu. Momen simbolis ini menjadi penanda resmi bahwa desa-desa di Kabupaten Kepulauan Aru telah secara formal memasuki ekosistem digital.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Aru Armand Walay, Kepala Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Marvin Salakay, Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Aru, para Camat dan 57 Kepala Desa dan operator, serta Tim Aru Muda maupun tamu undangan lainnya.(*)
Sumber: