Apple Siap Luncurkan iPhone 21 dengan Kamera 200 MP

Apple Siap Luncurkan iPhone 21 dengan Kamera 200 MP

iPhone 17--

DISWAY.ID -   Langkah besar tampaknya tengah dipersiapkan Apple untuk masa depan lini ponsel pintarnya. Berdasarkan riset terbaru dari bank investasi Morgan Stanley, raksasa teknologi asal Cupertino ini diprediksi bakal menyematkan kamera monster beresolusi 200 megapiksel mulai tahun 2028, yang kemungkinan besar akan memulai debutnya pada generasi iPhone 21.

Mengutip laporan Apple Insider, ambisi ini bukan sekadar soal adu mekanik spesifikasi kamera. Analis Morgan Stanley mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan strategi besar Apple untuk mendiversifikasi rantai pasokan demi mengurangi ketergantungan pada satu vendor saja.

Lebih menarik lagi, kebijakan ini sejalan dengan upaya Apple untuk memperkuat produksi komponen di tanah Amerika Serikat, di mana Samsung berpeluang memproduksi sensor CMOS 200 megapiksel tersebut langsung dari fasilitas mereka di Austin, Texas.

Dominasi Sony di sektor kamera iPhone pun mulai mendapatkan tantangan serius. Beberapa laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa Apple melirik Samsung karena produsen asal Jepang tersebut dinilai belum mampu menandingi teknologi sensor beresolusi tinggi milik sang kompetitor asal Korea Selatan.

Tak berhenti di kamera utama, Apple juga dikabarkan tengah mendekati STMicro sebagai alternatif pemasok sensor LiDAR untuk mendampingi Sony yang selama ini menjadi pemain tunggal.

Meski sektor kamera mengalami perombakan besar-besaran, rantai pasokan untuk sensor Face ID diprediksi tetap stabil di bawah produksi LITE. Namun, sisi teknologinya justru akan mengalami lompatan signifikan.

Morgan Stanley meyakini bahwa teknologi Face ID di bawah layar atau under-display bakal diperkenalkan pada tahun 2027, bertepatan dengan perayaan dua dekade peluncuran iPhone pertama di dunia.

Langkah diversifikasi ini pada akhirnya bertujuan untuk menjaga stabilitas stok sekaligus menekan biaya produksi di tengah fluktuasi harga komponen global. Dengan strategi efisiensi tersebut, Apple diprediksi akan tetap mempertahankan harga jual iPhone agar tidak meroket.

Kebijakan ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada tren saat ini, di mana Apple lebih memilih meningkatkan kapasitas penyimpanan daripada menaikkan harga jual mentah, demi menjaga loyalitas konsumen di tengah tekanan ekonomi dan tarif yang dinamis. 

Sumber: