"Kami akan terus memantau perkembangan proyek ini agar dapat rampung sesuai target dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Armand menambahkan, penyelesaian pembangunan PLTS tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di lima desa penerima program.
Selain menjadi bagian dari perluasan akses listrik, pembangunan PLTS juga menjadi langkah untuk mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan di wilayah Kepulauan Aru.
Diskominfo Kepulauan Aru juga mengajak masyarakat dan media massa untuk ikut mengawal proses pembangunan infrastruktur energi tersebut.
"Kami berharap masyarakat dan media massa dapat ikut mengawal dan mendukung kelancaran pembangunan ini, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” demikian ulasnya.
Diketahui, dengan progres yang telah mencapai 31,85 persen itu, percepatan pekerjaan pada pekan-pekan berikutnya menjadi penting untuk mengejar target pembangunan, khususnya di Desa Warabal, Lola, dan Karawai yang masih mengalami keterlambatan. (*)