MALUKU.DISWAY.ID - Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) NITRO semakin memantapkan langkah menuju perhelatan ilmiah internasional, yang akan menghadirkan lima pakar internasional. Hal itu disampaikan Komite Saintifik ICon-FiBank 2026, Ismail Suardi Wekke, saat melakukan kunjungan media ke Graha Pena, Senin (20/4/2026).
Pada kunjungan itu, ia memamaparkan kesiapan Panitia dan Komite Saintifik International Conference on Finance, Banking, and Kinship (ICon-FiBank) 2026, yang akan digelar secara kolaboratif.
Menurut Ismail, kegiatan IBK NITRO itu dirancang akan digelar secara paralel bersama International Professional Resources Conference (IPRC) 2026. Sehingga selain pertemuan ilmiah, agenda besar itu juga mencakup International Collaborative Community Service yang akan dilaksanakan di Kabupaten Maros sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.
Esensi dari kegiatan itu, kata Ismail, terletak pada kekuatan jejaring. "Kegiatan ini adalah kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan untuk menciptakan dampak akademik yang lebih luas," ujarnya saat memberikan keterangan kepada pers.
Dia melanjutkan, jangkauan konferensi itu mencakup skala global. Ismail menyatakan bahwa para pembicara yang hadir melibatkan pakar mancanegara, diantaranya, dari Thailand, Turkiye, Malaysia, dan Jepang untuk memperkaya perspektif internasional.
Kehadiran para ahli dari lima negara tersebut diharapkan mampu membedah tantangan keuangan dan perbankan dari berbagai sudut pandang geopolitik.
Menjelang acara puncak, katanya, panitia telah melakukan serangkaian kegiatan pendahulu. Diantaranya, rangkaian webinar series yang dilaksanakan dalam dua sesi dan berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan panitia. Tren positif ini akan berlanjut pada agenda terdekat untuk merampungkan fase pemanasan diskusi.
"Besok kami akan memasuki sesi terakhir dari target tiga sesi webinar yang telah direncanakan sebagai pembuka menuju konferensi utama," tambah Ismail mengenai jadwal kegiatan terdekat.
Tidak hanya berhenti pada diskusi di ruang sidang, ICon-FiBank 2026 juga memiliki misi sosial. Ismail menyebutkan bahwa integrasi konferensi dengan pengabdian masyarakat di Maros bertujuan agar hasil pemikiran akademis memiliki dampak nyata di masyarakat.
Hal ini selaras dengan semangat pengabdian lintas batas yang diusung oleh para kolaborator. Sebagai penutup, Ismail mengajak seluruh elemen untuk turut serta mengawal kesuksesan acara ini.
"Kami mengundang seluruh pihak untuk ikut menyukseskan agenda ini, karena ICon-FiBank bukan sekadar konferensi, melainkan jembatan inovasi bagi para peneliti dan praktisi," pungkasnya.(*)