Hadiri Safari Ramadhan, Walikota Ambon Kembali Ingatkan RT/RW Benahi Data Penerima Bansos

Selasa 03-03-2026,07:38 WIB
Reporter : Idrus Ohorella
Editor : Idrus Ohorella

MALUKU.DISWAY.ID – Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena kembali ingatkan seluruh perangkat RT/RW untuk segera benani data warga penerima bantuan sosial (bansos), agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran. 

Hal ini Ia tegaskan, saat menghadiri Safari Ramadhan ke-3 yang dilaksanakan Pemerintah Kota Ambon di kawasan BTN Manusela, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Senin (2/3/2026). 

“Saya ingatkan sekali lagi bagi seluruh RT/RW untuk berkoordinasi dengan perangkat lurah maupun kepala desa beserta camat untuk segera benahi data penerima bantuan sosial. Karena sampai saat ini masih banyak keluhan warga soal bansos yang tidak tepat sasaran. Ini catatan penting untuk dibenahi,” tegasnya 

Walikota juga menginstruksikan, agar camat dan kepala kadis sosial bisa berkolaborasi untuk benahi seluruh pendataan bansos di lima kecamatan yang ada. 

“Kadis kan juga ada, jadi saling koordinasi untuk diperbaiki. Sehingga seluruh bantuan itu bisa tepat sasaran. Karena yang berhak mendapat bantuan itu mereka, dan mereka berhak dapat keadilan soal itu,” sambungnya

Menurutnya, seluruh database penerima bansos harus dibenahi menjadi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional. Dimana seluruh staleholder harus berkolaborasi, guna memastikan seluruh penerima bantuan itu tepat sasaran. 

“Nah Bagimana sumber data itu, itu berasal dari RT/RW. Karena mereka yang lebih tau siapa masyarakat yang membutuhkan bantuan. Makanya saya ingin memastikan bahwa penerima bantuan itu benar-benar mereka yang membutuhkan. Jangan sampai bantuan pemreintah baik bansos maupun BLT dan sebagainya itu tidak tepat sasaran,” tegasnya

Ia menambahkan, dinas terkait juga sementara turun untuk melakukan sosialisasi agar seluruh data dimaksud bisa akurat dan valid. 

“Karena itu saya selalu ingatkan RT/RW, raja, kades, lurah, camat, juga dinas sosial semua berkolaborasi untuk memastikan data itu benar valid dan akurat. Agar kita tidak salah kasih bantuan,” ujarnya. 

Dikatakan, pembenahan data penerima bantuan juga merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Ambon dalam menurunkan angka kemiskinan. Sehingga sangat diperlukan adanya data valid 

“Kalau kita ingin menurunkan angka kemiskinan lewat hibah, bansos itu mesti tepat sasaran. Jangan sampai yang terima ini RT punya keluarga, RW punya keluarga atau raja dan yang lain, itu tidak boleh,” pesannya.

Tags :
Kategori :

Terkait