Warga Desa Ujir Kepulauan Aru Mulai Nikmati Listrik PLTS

Warga Desa Ujir Kepulauan Aru Mulai Nikmati Listrik PLTS

--

DISWAY.MALUKU.ID -  Bertahun - tahun hidup menggunakan pelita sebagai sumber penerangan, kini warga Desa Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru akhirnya bisa menikmati fasilitas listrik lewat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang mulai dioperasikan sejak awal Februari 2026 lalu. 

Meski demikian, warga masih berharap banyak kepada pemerintah daerah setempat. Mengingat dampak ekonomi dan sosial belum signifikan. 

“Belum ada, dampaknya belum terasa, karena memang baru-baru juga,” terang Misi Remlein, salah seorang petani, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, fasilitas listrik di rumahnya kini sudah menyala dengan baik setiap malam. Dimana, PLTS Terpadu Desa Ujir merupakan instalasi ketiga di desa tersebut, setelah dua proyek sebelumnya pada 2017 dan 2019 mengalami kerusakan.

Berbeda dari sebelumnya, proyek terbaru ini memiliki kapasitas lebih besar dan didukung operator yang menetap di desa. Saat ini, manfaat yang paling dirasakan warga adalah penerangan

“Iya, membantu meringankan. Anak-anak nyaman untuk belajar,” tambahnya. 

Meski demikian, penggunaan listrik masih terbatas. Peralatan rumah tangga seperti mesin cuci atau kulkas belum dapat digunakan secara bebas karena sistem masih dalam masa uji coba selama enam bulan.

Di sisi lain, fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah kini telah terhubung dengan listrik tenaga surya, menggantikan ketergantungan pada genset berbahan bakar minyak.

Sementara dari sisi ekonomi, perubahan masih terbatas. Hingga saat ini belum terlihat munculnya usaha baru yang signifikan. Aktivitas ekonomi warga masih didominasi sektor perikanan dan pertanian.

Sementara itu, Operator PLTS Desa Ujir, Hamzah, menyebutkan, pemanfaatan listrik saat ini baru sekitar 15–20 persen dari total kapasitas. Kondisi itu dinilai membantu menjaga stabilitas sistem dan umur baterai.

Terpisah, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel berharap, sisa kapasitas listrik dapat menarik investasi, khususnya di sektor perikanan seperti pembangunan cold storage.

“Surplus ini diharapkan bisa menarik industri masuk,” imbuhnya. 

Dijelaskan, warga sekitar juga berharap listrik dapat terus menyala dalam jangka panjang, mengingat pengalaman sebelumnya yang tidak berkelanjutan.

Kepala Desa Ujir, Abu Walay, berharap masa uji coba berjalan lancar sehingga kapasitas listrik dapat ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dan perawatan yang melibatkan masyarakat agar keberlanjutan sistem dapat terjaga.

Sumber: