"Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi turut mengambil bagian dalam memberikan gagasan, mengawal kebijakan, dan menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat," pesannya.
Ia menambahkan, Deklarasi yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu, menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Pulau Ambon.
"Dengan mengedepankan kolaborasi dan kepedulian terhadap daerah, Front Pemuda Pulau Ambon diharapkan mampu menjadi ruang bersama bagi generasi muda untuk menjaga identitas Ambon sebagai Ambon Manise, sekaligus mendorong pembangunan Maluku yang lebih baik bagi generasi sekarang dan masa depan," (*)