Kekeringan Ganggu Distribusi Air PDAM Gwar Gwamar Dobo

Jumat 18-09-2026,22:08 WIB
Reporter : Abdul Rajak Hupeka
Editor : Nardi

MALUKU.DISWAY.ID – Direktur PDAM Gwar Gwamar Dobo, Abraham Mangar, mengakui kekeringan yang melanda Kabupaten Kepulauan Aru berdampak pada menurunnya debit sumber air.

Kondisi tersebut turut berpengaruh pada distribusi air bersih ke masyarakat menjadi terganggu, khususnya pelanggan pada sejumlah wilayah.

Sejumlah wilayah yang mengalami gangguan distribusi air, diantaranya, Tanjung, Sipur, Siwalima, Besi Tua hingga Kampung Cina.

“Atas nama seluruh karyawan dan dewan pengawas, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan pelanggan PDAM karena pelayanan kami mungkin kurang maksimal. Kondisi ini bukan sesuatu yang disengaja, tetapi memang akibat kondisi kekeringan yang terjadi,” ujar Mangar, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, PDAM telah melakukan sejumlah langkah teknis untuk menjaga pelayanan, termasuk menempatkan pompa di sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air. Namun upaya tersebut masih terkendala penurunan debit sumber air dan kerusakan beberapa unit pompa.

Berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, PDAM diarahkan menambah armada atau unit pompa untuk mengoptimalkan sumber air yang masih dapat dimanfaatkan.

Salah satu sumber potensial berada di kawasan Kilo. Abraham menyebut terdapat sekitar 65 sumur yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan peralatan pompa.

“Kalau sumur di Kilo dapat dimanfaatkan, airnya bisa membantu mengaliri jaringan pipa mulai dari Tanjung, Sipur, Siwalima, hingga wilayah Kampung Cina,” tandas Mangar.(*)

 

Tags :
Kategori :

Terkait