DISWAY.MALUKU.ID – Salah seorang siswa berprestasi dari SMP Negeri 2 Dobo, Christdion Marvelous Rumbewas, bakal diajak untuk bertemu langsung Presiden RI, Prabowo Subianto usai dirinya mempresentasikan berbagai program unggulan sekolah di hadapan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.
Dalam presentasinya saat kunjungan kerja Bupati ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Selasa (30/6/2026) lalu, Christdion menjelaskan sejumlah inovasi yang dikembangkan SMP Negeri 2 Dobo untuk membentuk karakter, meningkatkan kreativitas, sekaligus mendorong prestasi peserta didik.
Ia menjelaskan, seluruh program tersebut dirancang dengan tiga tujuan utama. Yakni membangun budaya sekolah yang positif dan berprestasi, menjadi ruang kolaborasi dan inspirasi bagi siswa, serta memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Dobo.
Salah satu program yang menarik perhatian Bupati Kepulauan Aru, yaitu Program HP (Hidup Positif). Dimana saat sesi dialog berlangsung, Bupati menanyakan secara khusus mengenai konsep program tersebut.
Christdion kemudian menjelaskan, bahwa Program HP mengajak seluruh siswa membangun kebiasaan positif melalui kegiatan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami juga mengembangkan kegiatan mendaur ulang sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler,” terang Christdion.
Menurutnya, gagasan itu berawal dari kegiatan belajar rumahan yang dia lakukan bersama anak-anak berusia 12 hingga 13 tahun.
Dalam kegiatan itu, Christdion tidak hanya mengajarkan mata pelajaran Matematika, Fisika, dan Biologi, tetapi juga membimbing mereka dalam keterampilan berbicara di depan umum, berpidato, hingga mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat. Alhasil, program itu kemudian dikembangkan menjadi bagian dari budaya sekolah di SMP Negeri 2 Dobo.
Sebagai bentuk keterbukaan komunikasi, sekolah juga menyediakan kotak aspirasi yang memungkinkan siswa menyampaikan saran, keluhan, maupun persoalan yang mereka hadapi sehingga dapat memperoleh pendampingan dan layanan konseling secara tepat.
Selain itu, SMP Negeri 2 Dobo menerapkan kebijakan penggunaan telepon genggam secara bijak sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai risiko kejahatan siber yang dapat mengancam pelajar.
Beragam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk seni tradisional, juga disiapkan sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing.
Saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/7/2026), (Christdion menyebutykan, pembentukan karakter peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, melainkan membutuhkan keterlibatan orang tua, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui berbagai program itu, sambungnya, siswa dibiasakan untuk memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika dalam kehidupan sehari-hari.
“Di sekolah kami juga diterapkan budaya salam dan budaya sekolah agar siswa selalu menjaga sopan santun ketika masuk maupun keluar lingkungan sekolah,” paparnya.
Diketahui, dalam kunjungan tersebut, Bupati Timotius Kaidel didampingi Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Kepulauan Aru, Aris Frits Gainau, Sekretaris Dikbud Hadi Wibowo, Kepala SMP Negeri 2 Dobo, orang tua siswa, serta jajaran pegawai di lingkungan Dikbud Kepulauan Aru.