Bupati Kepulauan Aru Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK ke-54

Sabtu 07-03-2026,19:16 WIB
Reporter : Idrus Ohorella
Editor : Nardi

MALUKU.DISWAY.ID - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel hadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke-54 tahun yang diselenggarakan TP-PKK Kepulauan Aru dibarengi buka puasa bersama, Kamis (5/3/2026) 

Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula BPKAD, Kamis (5/3/2026) yang turut duhadiri Ketua TP PKK  Claudia Kaidel, para Wakil Ketua TP PKK,  Pimpinan OPD terkait, Direktur RSUD Cendrawasih dan stakeholder lainnya. 

Peringatan HKG PKK bertemakan “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya peran PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga dan masyarakat. 

Ketua TP PKK Kepualauan  Aru, Claudia Kaidel, dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan pembangunan nasional dimulai dari keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan berakhlak.

Selama 54 tahun, lanjutnya, PKK telah membuktikan diri sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat yang konsisten, dan berkelanjutan. 

"PKK hadir hanya sebagai organisasi perempuan, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan berbasis keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK," ujar Klaudia.

Ia mengatakan, di daerah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Aru, peran PKK menjadi semakin strategis. Kondisi geografis yang tersebar di berbagai pulau menuntut kerja keras, ketekunan, serta semangat pengabdian yang tinggi dari seluruh kader. 

"Namun justru dalam keterbatasan itulah kita belajar tentang arti gotong royong dan solidaritas," imbuhnya  

Dijelaskan, saat ini Kepulauan Aru dihadapkan pada berbagai tantangan pembangunan keluarga, seperti penurunan angka stunting dan peningkatan gizi keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan pangan rumah tangga, dan pemberdayaan ekonomi perempuan dan UMKM.

Klaudia berharap, oenguatan ketahanan keluarga di era digital,PKK harus mampu menjawab tantangan tersebut dengan langkah nyata. 

"Melalui posyandu, kita memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan optimal. Melalui UP2K-PKK, kita dorong ekonomi keluarga agar lebih mandiri dan produktif. Dan melalui program lingkungan dan dasawisma, kita bangun kesadaran akan pentingnya kebersihan, sanitasi, dan pelestarian lingkungan," paparnya. 

Ia juga menejalaskan, agar perlu memperkuat edukasi kepada keluarga mengenai pola asuh yang positif, pencegahan pernikahan usia dini, serta perlindungan anak dari pengaruh negatif media digital.

"Keberhasilan PKK tidak diukur dari seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga. Maka saya mengajak seluruh jajaran PKK harus bekerja dengan perencanaan yang matang dan terukur. Juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, dan OPD terkait. Serta Mengoptimalkan peran dasawisma sebagai ujung tombak pendataan keluarga," pesannya. 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel juga mengajak PKK dan stakeholder untuk memperkuat 10 Program Pokok PKK. 

Yakni kembali memperkuat peran dari tingkat desa hingga kabupaten dalam mengimplementasikan 10 Program dimaksud. Dimana fokus utama adalah pada peningkatan kesehatan keluarga, (penurunan stanting), pendidikan, ketahan pangan keluarga, dan peningkatan pendapatan keluarga melalui UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), 

Tags :
Kategori :

Terkait