GPM Hok IM Tong Dobo Beri Pelayanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako
--
MALUKU.DISWAY.ID - Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo bersama Jemaat GPM Tungu dan Klasis Pulau-Pulau Aru, menggelar kegiatan Koinonia yang dirangkaikan dengan ibadah bersama, pengobatan gratis, pemberian sembako, serta pembinaan anak-anak Sekolah Minggu, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jemaat GPM Tungu itu, merupakan program pelayanan berdasarkan keputusan sidang jemaat. Pelaksanaannya melibatkan pendeta dan majelis dari kedua jemaat sebagai wujud penguatan persekutuan, pelayanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Kedatangan rombongan Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo disambut oleh umat, para pelayan gereja, serta Pemerintah Desa Tungu.
Ibadah Koinonia itu, dilayani Pdt. N. Tuarlela, selaku Ketua Majelis Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo, yang bertugas menyampaikan firman Tuhan.
Tuarlela mengatakan, kegiatan itu tidak hanya berfokus pada kegiatan rohani, Koinonia tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui pengobatan gratis oleh petugas Puskesmas Dobo.
“Pelayanan ini memberikan kesempatan kepada umat untuk memperoleh pemeriksaan dan layanan kesehatan tanpa dipungut biaya,” terangnya.
Kepedulian sosial, lanjut dia, turut diwujudkan melalui pemberian bantuan sembako dari Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo kepada umat Jemaat GPM Tungu. Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas dan perhatian terhadap kebutuhan sesama jemaat.
Di bidang pembinaan generasi muda, rombongan juga melibatkan para pengasuh Sekolah Minggu Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak SMTPI di Jemaat GPM Tungu. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan iman dan pertumbuhan rohani anak-anak sejak dini.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan, persaudaraan, dan keakraban antara kedua jemaat.
Melalui kegiatan KOINONIA ini, Jemaat GPM Hok Im Tong Dobo dan Jemaat GPM Tungu diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan serta memperkuat semangat pelayanan gereja.
“Kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga kebutuhan sosial, kesehatan, dan pembinaan generasi muda,” ucapnya.
Terakhir, kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa persekutuan, kesaksian, dan pelayanan merupakan bagian penting dari kehidupan bergereja yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. (*)
Sumber: