LPKA Ambon Bekali Andikpas Keterampilan Musik Jukulele Dukung Ambon Kota Musik Dunia

LPKA Ambon Bekali Andikpas Keterampilan Musik Jukulele Dukung Ambon Kota Musik Dunia

-Dok Antara /Dedy Aziz-

DISWAY.ID - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon memberikan pembinaan keterampilan bermusik kepada anak didik pemasyarakatan (andikpas) melalui pelatihan musik tradisional jukulele. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan positif sekaligus wujud dukungan terhadap Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, mengatakan pembinaan berbasis seni dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, serta keterampilan positif bagi anak binaan.

“Pelatihan musik jukulele ini menjadi wadah bagi anak binaan untuk mengembangkan potensi dan kreativitas mereka. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan LPKA Ambon terhadap Ambon sebagai The City of Music,” ujar dia di Ambon, Sabtu.

Pelatihan musik tradisional jukulele tersebut dilaksanakan di area gazebo LPKA Ambon. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Staf Pembinaan LPKA Ambon, Yosi Leweharila, dengan melibatkan petugas pembinaan setempat.

Dalam pelatihan tersebut, para andikpas mendapatkan pengenalan tentang musik tradisional jukulele, mulai dari teknik dasar memainkan alat musik hingga praktik bermain musik secara bersama-sama. Aktivitas ini menjadi sarana pengembangan kreativitas sekaligus ekspresi seni bagi anak binaan.

Kurniawan menjelaskan, pembinaan berbasis seni diharapkan dapat membantu andikpas menyalurkan minat dan bakat secara produktif. Selain itu, keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Staf Pembinaan LPKA Ambon Yosi Leweharila menuturkan bahwa musik tradisional memiliki nilai edukatif dan kultural yang kuat dalam pembentukan karakter anak binaan.

“Melalui pelatihan ini, anak binaan tidak hanya belajar bermain musik, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, disiplin, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal Maluku,” katanya.

Antusiasme juga ditunjukkan oleh salah satu anak binaan berinisial A. Ia mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

“Saya senang bisa ikut pelatihan ini. Selain menambah pengetahuan tentang musik tradisional, kegiatan ini juga membuat kami lebih percaya diri,” tuturnya.

Melalui pelatihan musik tradisional jukulele ini, LPKA Ambon berharap para andikpas dapat memiliki keterampilan positif, mengembangkan bakat seni, serta memperoleh bekal yang berguna untuk masa depan mereka.

Sumber: