Polda Maluku Kerahkan 300 Personel Amankan Arbes Usai Bentrokan Pemuda

Polda Maluku Kerahkan 300 Personel Amankan Arbes Usai Bentrokan Pemuda

Logo Polda Maluku-Dok Polda Maluku-

DISWAY.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menurunkan 300 personel gabungan untuk memperketat pengamanan di kawasan Arbes, Kota Ambon. Langkah ini diambil setelah kembali terjadi bentrokan antar kelompok pemuda di wilayah tersebut.

Wakil Kepala Polda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni menyampaikan, pengerahan ratusan personel itu difokuskan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah konflik meluas ke area lain. Aparat ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Personel kami siagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata dia di Ambon, Sabtu 27 Desember 2025.

Pengamanan diperketat menyusul insiden bentrokan yang menyebabkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka. Para korban dilaporkan terkena anak panah, senjata tajam, serta benda tumpul, dan saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Ambon. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Terkait penanganan hukum, Wakapolda menjelaskan bahwa aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga kini, sekitar 20 hingga 30 orang saksi telah dimintai keterangan, sementara proses pengumpulan alat bukti masih terus dilakukan.

“Penetapan tersangka harus didukung minimal dua alat bukti yang sah. Kami bekerja hati-hati agar tidak terjadi kesalahan dalam penegakan hukum,” ujarnya.

Selain penyelidikan, kepolisian juga akan meningkatkan razia di ruang publik, khususnya terhadap warga yang kedapatan membawa senjata tajam. Penindakan tegas akan dilakukan untuk mencegah terulangnya bentrokan serupa.

“Jika ditemukan membawa senjata tajam di jalan umum, kami akan melakukan tindakan tegas. Untuk sementara razia difokuskan di ruang publik, belum sampai ke rumah-rumah,” jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan jangka panjang, Polda Maluku telah menggelar rapat koordinasi dengan unsur terkait. Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana pendirian pos polisi permanen di kawasan Arbes–UIN AMSA yang dinilai rawan konflik, serta pemasangan kamera pengawas atau CCTV lingkungan oleh pemerintah bersama masyarakat.

Sementara itu, TNI melalui jajaran Kodam XV/Pattimura menyatakan siap membantu Polri apabila dibutuhkan, guna menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Maluku.

Sumber: